Nomo Terisak Meratapi Jenazah Yon Koeswoyo

Nomo Terisak Meratapi Jenazah Yon Koeswoyo
Suasana di rumah duka almarhum Yon Koeswoyo, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (5/1). Foto: Mesya/jpnn

jpnn.com, PAMULANG - Nomo Koeswoyo tak bisa menutupi kesedihannya ditinggal sang adik, Yon Koeswoyo, pergi untuk selama-lamanya.

Drummer Koes Bersaudara ini tiba di rumah duka Jalan Salak, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (5/1) sekira pukul 14.20 WIB.

"Tadi pagi Gerry (Koeswoyo) yang telepon. Saya (terbang) dari Magelang langsung," kata Nomo Koeswoyo.

Nomo menyempatkan bercerita tentang kenangan terakhirnya bertemu dengan sang adik.

"Saat di Solo sama di Malang, waktu second generation tampil terakhir. Tahun 2017," kata Nomo Koeswoyo.

Tak lama setelah dilihat Nomo, jenazah Yon Koeswoyo kemudian disalatkan di rumah yang diikuti oleh anggota keluarga dan para kerabatnya.

Yon Koeswoyo meninggal dunia di usia 77 tahun pada Jumat (5/1).  Sejak dua tahun terakhir, almarhum diketahui kerap keluar masuk rumah sakit lantaran penyakit komplikasi yang dideritanya.

Rencananya, jenazah Yon akan dimakamkan pada Sabtu (6/1) sekira pukul 09.00 WIB di TPU Tanah Kusir.

Nomo Koeswoyo tak bisa menutupi kesedihannya ditinggal sang adik, Yon Koeswoyo, pergi untuk selama-lamanya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News