Obat Trump

Oleh Dahlan Iskan

Obat Trump
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

Sebelum ada berita pemberian remdesivir, perusahaan obat baru itu dinilai benar-benar hoki. Selasa penemuan obat baru itu diumumkan, Jumat dapat sasaran uji coba seorang presiden Amerika.

Regeneron dalam pengumumannya Selasa lalu menjanjikan hasil yang baik terkait dengan monoclonal antibodies —yakni obat yang bisa menghasilkan antibodi yang serupa dengan antibodi alami manusia.

Yakni ketika tubuh mendeteksi adanya infeksi, obat itu bisa membuat protein yang disebut antibodp untuk menyerang virus.

Itu berdasarkan uji coba kepada 275 pasien Covid-19 yang tidak masuk rumah sakit. Ini juga mirip dengan teknik uji coba yang dilakukan Unair.

Menurut uji coba itu Regeneron's cocktail bisa menurunkan jumlah virus pada pasien. Juga bisa mengurangi gejala yang ditimbulkan oleh Covid-19.

George D. Yancopoulos, chief scientific di Regeneron mengatakan, hasil yang paling hebat dari obat itu ialah ketika diberikan kepada pasien yang respons antibodinya belum siap.

Betapa hoki perusahaan obat itu. Juga para penelitinya. Apalagi kalau Trump benar-benar bisa sembuh –meskipun belum tentu sembuhnya karena itu: persetujuan badan pengawas obat pun pasti akan didorong untuk segera menyetujuinya.

Maka lupakan obat malaria, injeksi disinfektan, sinar ultraviolet, hidroklorokuin dan apa pun yang pernah disebut Trump dulu.

Kalau Donald Trump dari Covid-19, ia menjadi pahlawan besar di bidang kesehatan di Amerika. Ia jadi pahlawan Covid-19 di negerinya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News