Obsesi Gubernur Pesawat Jangkau Papua

Obsesi Gubernur Pesawat Jangkau Papua
Obsesi Gubernur Pesawat Jangkau Papua
BANDA ACEH -- Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD) Irwandi Yusuf terus mematangkan obsesinya mengenai kepemilikan Air Aceh. Dia ingin, pesawat Air Aceh tidak hanya melayani rute dari Jakarta, atau pun regional Sumatera. Wilayah sulit di Papua pun ingin ditembus pesawat Air Aceh.

“Kalau memungkinkan bukan hanya terbang di Aceh saja, tapi bisa terbang sampai Papua. Saya tak ingin Air Aceh disamakan dengan Seulawah NAD Air. Air Aceh hampir dua tahun dicetuskan, tapi kita tak ingin tergopoh-gopoh. Kami sangat hati-hati dan ini tanpa memakai dana APBA," papar Irwandi dalam jamuan makan malam dan temu ramah dengan anggota DPRA yang baru, beberapa waktu lalu di Meuligoe Gubernur Aceh.

Gubernur menjelaskan itu terkait kunjungan ke luar negeri, yakni ke California, Amerika Serikat, Jepang dan China kepada anggota dewan. Dia menyebutkan, kunjungannya ke China untuk melihat pabrik pesawat terbang yang akan menjadi cikal bakal Air Aceh. Dia berharap Air Aceh tidak hanya dua kali terbang yakni, terbang yang pertama sekaligus terakhir. “Insya Allah, Air Aceh ke depan bisa terbang selamanya,” harap Gubernur yang dalam kunjungan ke China ditemani tim dari Trans Wisata Air (TWA).

Gubernur Irwandi juga menjelaskan tentang rencana kunjungannya ke Jepang. Di Jepang, Irwandi akan bertemu Menteri Luar Negeri Jepang Hirofumi Nakasone serta pihak JICA (Japan International Cooperation Agency). Katanya, Jepang banyak membantu Aceh setelah musibah besar tsunami Aceh. JICA juga sudah bertekad tetap membantu Aceh. "Karena itu, kita ingin menjemput bola serta ingin mengucapkan terima kasih kepada Jepang,” sebutnya.

BANDA ACEH -- Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD) Irwandi Yusuf terus mematangkan obsesinya mengenai kepemilikan Air Aceh. Dia ingin, pesawat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News