OKB, Kere di Saat yang Lain Kaya, Jatuh dan Kena Ambrukan

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

OKB, Kere di Saat yang Lain Kaya, Jatuh dan Kena Ambrukan
Ilustrasi - Pemulung memungut dan memilah sampah. Foto: ANTARA/Muhammad Zulfikar

jpnn.com - Sengsara membawa nikmat, selalu ada hikmah di balik bencana. Itulah yang terjadi di Indonesia sekarang ini.

Bencana pandemi yang membawa sengsara, ternyata ikut membawa berkah. Ketika jutaan orang menjadi kere, ternyata banyak yang malah menjadi kaya raya.

Ada yang sudah lama kaya dan menjadi lebih kaya raya karena pandemi. Ada yang kaya dadakan karena dalam beberapa bulan saja hartanya berlipat ganda sepuluh kali lipat.

Yang kaya dadakan ini layak disebut sebagai OKB alias orang kaya baru.

Yang masuk kategori orang tajir dadakan mungkin hanya beberapa gelintir orang saja.

Namun, ternyata ada jutaan orang yang juga menjadi OKB gegara pandemi.

Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, sampai 2,7 juta orang. Yang ini bukan orang kaya baru, tetapi orang kere baru.

Di antara OKB tajir itu ada nama sejumlah menteri dan pejabat. Seorang menteri yang baru menjabat sembilan bulan ternyata kekayaannya sudah menambah Rp 10 miliar. Para menteri lainnya semua menambah kekayaan miliaran rupiah.

OKB yang ini bukan orang kaya baru, tetapi yang nasibnya sangat mengenaskan. Jatuh tertimpa tangga, kena ambrukan rumah.