One Pride Pro Never Quit Fight Night 29 Dijamin Sengit

One Pride Pro Never Quit Fight Night 29 Dijamin Sengit
One Pride Arena. Foto: One Pride

Sementara itu, Lamhot Parulian Tambunan merupakan salah satu fighter yang pantang menyerah saat pertarungan. Pada laga terakhirnya dia menyuguhkan pertarungan yang sengit melawan Andri Bagus Budiyanto.

Lamhot juga termasuk fighter yang selalu melakukan jual beli serangan dengan lawannya.

Kekalahan yang harus diterima oleh Dedi Kurniawan saat melawan Nandhitya Rumambi membuat petarung UNJ Gladiator Camp/BP3 Riau itu akan mengerahkan seluruh teknik dan kemampuan yang dimiliki untuk dapat memenangi laga kali ini.

“Saya yakin bisa mengalahkan lawan, sama seperti saat menumbangkan Wayan (petarung Batam Fighter Club) dengan kemenangan TKO,” ujar Dedi, Kamis (27/6).

Rekor bertarung Martin Sulaiman di One Pride pada laga pertama, ia sukses menaklukkan Joan Yohanis dengan kuncian kimura.

Petarung yang datang dari kelas featherweight One Pride MMA Pro Never Quit itu mampu membuat lawannya tak berkutik dengan menggunakan teknik grappling yang baik.

Hal ini terbukti ketika Martin menumbangkan lawannya bahkan saat laga berjalan belum genap semenit.

Dalam duel perbaikan di peringkat kelas ringan One Pride Pro Never Quit, petarung Tornado MMA Alpris Mantako mampu menampilkan performa mengesankan saat melawan wakil dari Witka Muaythai Sukardi Wuran.

One Pride Pro Never Quit kembali menggelar fight night di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (29/6).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News