Operator Siapkan Antisipasi Registrasi pakai Data Curian

Operator Siapkan Antisipasi Registrasi pakai Data Curian
Operator Siapkan Antisipasi Registrasi pakai Data Curian

Sementara itu, Komisioner BRTI I Ketut Prihadi Kresna menuturkan, fitur cek data itu belum akan diberlakukan dalam waktu dekat. ’’Kami masih merumuskan bagaimana assessment-nya,’’ terangnya.

Tidak hanya langkah-langkah untuk mengecek nomor yang terdaftar, namun juga langkah membatalkan registrasi.

Selain itu, registrasi kali ini memiliki konsekuensi lain bagi pelanggan. Yakni, jumlah nomor yang didaftarkan menjadi terbatas.

’’Registrasi secara mandiri bisa tiga nomor per operator. Sehingga kalau pakai lima operator, bisa 15 nomor yang didaftarkan,’’ tuturnya.

Bila ingin memiliki lebih dari tiga nomor dalam satu operator, disarankan untuk menghubungi layanan pelanggan di masing-masing gerai seluler.

Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia Merza Fachys menuturkan, saat ini tercatat ada 360 juta nomor seluler yang aktif di seluruh Indonesia dari semua operator.

Tentunya, tidak mungkin seluruh nomor tersebut diregistrasi sesuai nama sebenarnya. Apalagi, sebelumnya tidak ada data pembanding untuk memastikan bahwa data yang diregistrasikan valid.

’’Dulu awal-awal tahun 2005 orang masih memasukkan data sebenarnya. Tapi lama kelamaan makin banyak yang tidak memasukkan nama sebenarnya,’’ tutur dia.

Pelanggan prabayar dimungkinkan untuk meminta pembatalan registrasi ulang kartu SIM prabayar atas nomor tertentu yang dirasa bukan miliknya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News