Pahlawan Celeng

Pahlawan Celeng
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

”Leng ji, leng beh,” bunyi asli lagu itu: ”Celeng siji, celeng kabeh....”

Baca Juga:

Lagu Sri Krishna tersebut diluncurkan pertama Desember 2018. Jauh sebelum pandemi.

Syairnya ditulis bersama dengan Romo Sindhunata. Inspirasinya datang dari lukisan Celeng karya pelukis Joko Pekik yang terkenal itu.

Sri Krishna seniman Yogyakarta. Pencipta lagu. Penyanyi. Ia seniman yang dilahirkan –pendidikannya sendiri ilmu hukum UGM, tetapi tidak selesai.

Rambutnya panjang, tampilannya urakan. Ia sering kumpul dengan seniman Yogyakarta lainnya, termasuk Butet Kartaredjasa dan almarhum Djaduk.

Baru di Celeng Dhegleng itulah lagunya ngetop. Tak lain gara-gara kontroversi banteng-celeng.

Seorang politikus PDI Perjuangan menilai: yang mendukung Ganjar Pranowo itu bukan banteng, melainkan celeng. Tidak persis begitu, tetapi kurang lebih mirip itu.

Mirip ejeken Bonek yang kemudian justru menjadi nama kebesaran, pun julukan celeng.

Rupanya, banyak orang bopeng yang tidak rela kalau ada orang lain yang terlihat tidak bopeng. Celeng satu, celeng semua.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News