Pak Guru Dipukul Muridnya, Tiba di Rumah Salat, Lantas…

Pak Guru Dipukul Muridnya, Tiba di Rumah Salat, Lantas…
Almarhum Achmad Budi Cahyanto, Guru yang tewas dianiaya muridnya di Sampang, Madura. Foto: File/Jawa Pos

Siti mengingat, sepulang dari sekolah pada Kamis siang lalu, sang kakak tak memperlihatkan tanda-tanda ketidaklaziman. Siti menceritakan, setiba di rumah, Budi salat, kemudian tidur.

Baru setelah itu Budi mengerang kesakitan sembari memegang leher. Karena kondisinya kian buruk, Budi dibawa ke RSUD Sampang sekitar pukul 17.00.

Oleh pihak rumah sakit pelat merah tersebut, Budi dirujuk ke RSUD dr Soetomo.

Ambulans yang membawa Budi sampai di RSUD dr Soetomo pada Kamis pukul 20.19. Sayang, setelah mendapatkan perawatan selama hampir dua jam, Budi mengembuskan napas terakhir.

Kepala PKRS RSUD dr Soetomo dr Pesta Parulian Maurid Edwar SpAn mengatakan bahwa Budi sempat mendapatkan perawatan.

”Tetapi sudah terlambat dan diduga ada trauma berat di kepala,” ungkapnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Jenazah dimakamkan kemarin (2/2) pada pukul 09.18 di Tempat Pemakaman Umum Dusun Pliyang, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang.

Sebelum dimakamkan, jenazah Budi disalatkan di Masjid Al Hidayah yang berdekatan dengan tempat peristirahatan terakhir almarhum.

Achmad Budi Cahyanto, guru seni rupa di SMAN 1 Torjun, Sampang, Madura, meninggal dunia setelah dipukul muridnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News