Pak Into Menemukan Tarsius Leucistic, KLHK Ucapkan Terima Kasih

Pak Into Menemukan Tarsius Leucistic, KLHK Ucapkan Terima Kasih
Seorang warga menemukan satu ekor tarsius dengan kelainan leucistic (rambut warna putih dan mata hitam) di kebun campuran buah-buahan milik masyarakat di Desa Lemoh Timur, Kecamatan Tomariri Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (5/2) sekitar pukul 10.00 WITA. Foto: KLHK.

Saat ini, satwa dalam penanganan dokter hewan dari PPS Tasikoki.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan secara rutin oleh dokter hewan didampingi oleh personil BKSDA Sulawesi Utara, hingga Senin pagi (8 Februari 2021), kondisi tarsius dalam keadaan sehat.

Gerak motorik cukup baik.

Kemampuan menangkap mangsa yang dimasukkan ke kandang cukup baik.

Demikian juga dengan kemampuannya untuk meraih air yang diletakkan di dalam kandang cukup baik.

Umur tarsius leucistic yang ditemukan diperkirakan antara bayi (infant) dan remaja (juvenile) atau kurang lebih 6 bulan.

Ukuran badannya cukup kecil, panjang badan kurang lebih 7 cm, dengan berat sekitar 50 gram.

Diperkirakan sudah bisa mencari makan sendiri, namun tetap masih dalam pengawasan induknya.

KLHK mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Lemoh Timur, Kecamatan Tomariri Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), khususnya Pak Into, yang telah menemukan tarisus dengan kelainan leucistic.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News