Pandemi Covid-19 P4S Rahayu Tani Tetap Berikan Performa Baik, Efisiensi hingga 15 Persen

Pandemi Covid-19 P4S Rahayu Tani Tetap Berikan Performa Baik, Efisiensi hingga 15 Persen
Selama Pandemi Covid-19 Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Rahayu Tani, tetap memberikan performa bisnis baik. Foto: Humas Kementan

"Dengan sistem jemput bola tersebut, P4S Rahayu Tani memangkas biaya pemasaran sekitar 15 pesen. Artinya, pengelola P4S Rahayu Tani dan petani memiliki margin optimal," ujar dia.

Lalu bagaimana dengan para konsumennya?

Dia menilai, konsumen pun mendapatkan harga yang kompetitif seiring rendahnya biaya pemasaran. Bila dikomparasi dengan harga di pasar tradisional, konsumen bisa menikmati selisih harga lebih murah 15-20 persen.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan, petani bisa merasakan manfaat besar dari pekerjaan mereka sebagai petani.

Menurut dia dengan sistem yang digagas P4S tidak ada yang dirugikan.

Petani memang untung dan merasakan manfaatnya secara optimal.

"Pengelola P4S Rahayu Tani juga bisa mendapatkan hasil bagus, lalu konsumen diuntungkan dengan harga rendah. Komoditi yang didapatnya juga bagus dan kualitasnya jelas terjamin,” terang Dedi.

Dia menyebutkan, dikembangkan sebagai terminal bagi komoditi pertanian di zonasi Pangalengan, P4S Rahayu Tani memiliki 2 unit bisnis.

Selama Pandemi Covid-19 Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Rahayu Tani, tetap memberikan performa bisnis baik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News