Panen Padi di Pasaman Barat Naik Terus
jpnn.com, PASAMAN BARAT - Dalam dua tahun ini, panen padi para petani di Nagari Talu, Talamao, Pasaraman Barat, Sumatera Barat, melonjak drastis.
Bila sebelumnya hanya 4,5 ton per hektare, kini meningkat hingga 5,5 ton per hektare. Peningkatan produktivitas mereka tak lepas dari program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP).
IPDMIP menjadi oase bagi para petani di sana setelah bertahun-tahun daya produksi mereka stagnan.
Ketua Kelompok Tani Mulya Munggu Cenggeh Afrizal menceritakan betapa IPDMIP mampu mengubah arah pertanian di wilayahnya.
Dijelaskan Afirzal, dulu para petani terkendala dengan masalah irigasi yang notabene menjadi urat nadi giat tani. Tetapi semenjak adanya IPDMIP, dengan program perbaikan yang masif di daerah irigasi, masalah tersebut bisa teratasi.
"Sekarang dalam satu tahun kami mampu panen dua kali. Dulu, kami hanya bisa satu tahun sekali," ungkapnya.
"Ini pastinya sangat menolong kami. Pendapatan petani naik, dua kali setahun," lanjut Afrizal.
Dia menjelaskan bahwa berbagai program IPDMIP meningkatkan kualitas SDM para petani di Nagari Talu.
Dalam dua tahun ini, panen padi para petani di Nagari Talu, Talamao, Pasaraman Barat, melonjak drastis.
- Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
- Legislator Demokrat Minta Pemerintah Antisipasi Urbanisasi yang Ancam Regenerasi Petani & Sektor Pangan
- Mardiono Ajak Anak Muda Tak Tinggalkan Sektor Pertanian
- Perempuan Disabilitas Disekap dan Diperkosa, 5 Pria di Pasaman Barat Jadi Tersangka
- Pembunuh Ibu dan Nenek di Pasaman Barat Terancam 20 Tahun Penjara
- Pupuk Indonesia Berhasil Genjot Produktivitas Padi Dairi Jadi 12,3 Ton per Hektare
JPNN.com




