Patroli Malam, TNI Temukan 5 Karung Mencurigakan Tanpa Pemilik

Patroli Malam, TNI Temukan 5 Karung Mencurigakan Tanpa Pemilik
Personel Satgas Pamtas RI-RDTL menunjukan pakaian bekas yang ditemukan di perbatasan saat mengelar patroli malam. ANTARA/Ho-Humas Satgas Pamtas sektor Timur

jpnn.com, KUPANG - Patroli yang dilakukan personel TNI dari Yonif 742/SWY di perbatasan Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste di wilayah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (20/9) malam membuahkan hasil. 

Personel Yonif 742/SWY mengamankan lima karung pakaian layak pakai bekas di sungai perbatasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota Ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. 

Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur mengatakan pakaian lima karung berisi pakaian bekas itu ditemukan saat personel Satgas Pamtas berpatroli rutin di malam hari.

"Jadi, memang kami selalu lakukan patroli rutin di sepanjang sungai di hutan di perbatasan kedua negara, pada saat itulah ditemukan karung-karung itu," katanya kepada ANTARA saat dihubungi dari Kupang, Selasa (21/9).

Dia menjelaskan saat personel sedang patroli, mereka melihat dan menemukan tumpukan karung yang mencurigakan tanpa dijaga oleh pemiliknya. 

Personel pun kemudian melakukan pemeriksaan. 

Akhirnya ditemukan lima karung itu berisi pakaian layak pakai yang semuanya adalah pakaian bekas.

Bayu menegaskan ada kurang lebih 280 potong pakaian bekas. 

Personel TNI dari Yonif 742/SWY mengamankan lima karung pakaian layak pakai bekas di sungai perbatasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota Ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT.