Minggu, 21 Juli 2019 – 03:02 WIB

PDIP Klaim Hubungan Megawati - SBY Harmonis

Senin, 03 Juni 2019 – 19:56 WIB
PDIP Klaim Hubungan Megawati - SBY Harmonis - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengklaim kehadiran Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri dalam upacara pemakaman Ani Yudhoyono membuktikan hubungan dengan Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY harmonis.

"Membuktikan bahwa tidak benar tuduhan yang mengatakan Bu Mega tidak pernah mau bertemu dengan Pak SBY," kata Basarah dalam keterangan yang diterima, Senin (3/5).

Basarah menjelaskan, pertemuan Mega dengan SBY kemarin, bukanlah pertemuan yang pertama. Sudah beberapa kali kedua tokoh bangsa tersebut bertemu dalam momen-momen penting seperti Peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Gedung MPR pada 2010, Penyerahan SK Presiden SBY tentang Anugrah Pahlawan Nasional kepada Bung Karno pada 2012 dan beberapa agenda lainnya.

"Dukungan moril dan simpati yang diberikan Bu Mega kepada keluarga Pak SBY atas berpulangnya ke rahmatullah Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono juga telah membuktikan bahwa Bu Mega adalah seorang tokoh bangsa yang memegang teguh prinsip nasionalisme-humanis yang sangat paham membedakan antara urusan politik dan urusan kemanusiaan," jelas Basarah.

BACA LAGI: Jansen Demokrat Akui Kehadiran Bu Mega Menguatkan Pak SBY dan Keluarga

Menurut Basarah, ketum PDI Perjuangan itu adalah figur yang sangat paham membedakan dan menempatkan posisi. Megawati paham betul, kapan saatnya harus menempatkan diri dalam kapasitas beliau sebagai ketua umum PDIP, ketua Dewan Pengarah BPIP, mantan presiden, dan kapan saat menempatkan diri sebagai pribadi maupun seorang ibu.

Basarah menekankan, masyarakat biasanya hanya menilai putri Proklamator RI itu dalam kapasitas politik yang memang beliau sering terlihat sangat tegas. Tetapi banyak yang tidak tahu bahwa secara pribadi, Bu Mega adalah pribadi yang ramah, humanis dan pencinta tanaman.

"Bahkan sering memperhatikan hal-hal kecil anak-anak buahnya di partai seperti sering membawa dokter ketika rapat DPP untuk memeriksa kesehatan atau memberikan suntikan vitamin kepada pengurus DPP PDIP, memasakan nasi goreng sendiri buat tamu-tamunya yang datang ke kediaman pribadinya dan masih banyak contoh-contoh lainnya lagi," tandas dia. (tan/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar