Pedagang Jalan Gatsu Solo Memprotes Mas Gibran

Pedagang Jalan Gatsu Solo Memprotes Mas Gibran
Suasana kawasan Jl. Gatot Subroto, Kemlayan, Serengan, Surakarta, Senin (20/12) sore. Foto: Romensy Augustino/JPNN.com

Bob menyebut para pengunjung tersebut akan kesulitan memarkir kendaraan mereka karena ada tenda-tenda untuk pasar malam.

"Kami sudah kirim surat dan ada 25 toko yang tanda tangan keberatan kalau mau dibuat seperti Ngarsopuro," ucapnya.

Surat tersebut telah dikirimkan ke kantor Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka pada 4 Desember 2021. Namun, surat keberatan itu belum direspons.

Para pemilik toko di Jalan Gatsu mengharapkan pendirian pasar malam bisa dilakukan di tempat lain.

Baca Juga: Viral Pria Mirip Habib Bahar Menyetir Mobil, Satu Kaki di Kemudi, Ichwan Tuankotta Bilang Begini

"Kawasan Ngarsopuro itu, kan, kosong, mending pasar malamnya dibuat di situ," ucapnya.

Bob menambahkan puluhan pedagang di Jalan Gatsu membuka diri jika Pemkot Surakarta mengajak berdiskusi guna mencari solusi terbaik atas rencana pembangunan kawasan tersebut.

"Semua pasti mau datang," ujar Bob.(mcr21/jpnn)

Puluhan pedagang di Jalan Gatsu, Kemlayan, Serengan, Kota Solo ramai-ramai protes kepada Gibran. Mereka keberatan dengan konsep revitalisasi kawasan itu.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Romensy Augustino

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News