Pedagang Nasi Tewas dengan Kondisi 15 Luka Tusuk di Tubuh, Mengerikan

Pedagang Nasi Tewas dengan Kondisi 15 Luka Tusuk di Tubuh, Mengerikan
Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa ketika olah TKP pembunuhan seorang pedagang nasi di Lingkungan Gubug Mamben, Mataram, NTB, Selasa (21/9/2021). (ANTARA/Dhimas B.P.)

Ketegangan yang terjadi antara suami korban dengan pelaku itu kemudian terdengar oleh warga sekitarnya. Warga sempat ingin menghakimi pelaku yang bersembunyi di dalam rumahnya.

"Dalam situasi itu anggota yang mendapat laporan, langsung datang ke lokasi kejadian dan terpantau memang sudah terjadi kekacauan," ucapnya.

Situasi ketegangan yang terjadi Selasa (21/9) dinihari itu terpantau dari kondisi kaca jendela rumah korban pecah belah, pintu jebol, dan sekelilingnya terdapat belahan batu bata yang berserakan.

Kemudian terkait dengan motif dari kasus ini diduga karena pelaku merasa keberatan saat ditegur korban ketika membuang sampah sembarangan di saluran selokan yang berada di depan halaman rumah.

"Untuk sementara karena dendam lama, sering dihina korban dan puncaknya ketika ditegur buang sampah," kata Kadek Adi.

Lebih lanjut, Kadek Adi mengatakan bahwa pelaku kini telah ditangkap dan diamankan di Mapolresta Mataram.

"Barang bukti untuk menikam korban sudah kami amankan, tombak juga," ujar dia.

Baca Juga: Tahanan Polres OKI Tewas Mengenaskan, 20 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

IF, 44, pedagang nasi di Lingkungan Gubug Mamben, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dianiaya hingga tewas dengan 15 luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News