Pelapor Remisi Ilegal di Kalapas Ketapang akan Dihukum
Serangan Balik Buat Whistle Blower
Jumat, 28 Oktober 2011 – 11:11 WIB

Pelapor Remisi Ilegal di Kalapas Ketapang akan Dihukum
PONTIANAK – Nasib sial menimpa Abdurahman, Petugas Lapas Kelas IIB Ketapang. Alih-alih dapat penghargaan, laporannya atas dugaan pemberian remisi ilegal dan pelanggaran hukum oleh Kalapasnya sendiri, malah berbuah malapetaka. Kini ia terancam hukuman administrasi, bahkan bila dikehendaki ia bisa dipidana. Demikian disampaikan Kakanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalbar, Harry. Laporannya kan banyak (bukan hanya soal remisi), apakah semuanya tidak benar? "Semuanya tidak benar, sudah kita usut. Bukankah ini preseden buruk, sehingga membuat orang takut untuk melapor tindak kejahatan," kata Herry lagi.
"Setelah kita kirim tim ke Ketapang, ternyata tidak benar ada jual beli remisi itu. Kita wawancarai dia, dan ternyata dia tidak bisa membuktikan omongannya," ucap Harry. Akibatnya, Abdurahman terancam sanksi berat karena tindakan indisipliner, mencemarkan nama baik institusi.
Baca Juga:
"Sanksinya adminstratif, hukumannya bisa macam-macam. Acuannya PP No 53 Tahun 2011 tentang kepegawaian. Dia bisa kena bertahap. Bahkan bisa dipidana, kalau Kalapasnya mau menggugat," ungkapnya.
Baca Juga:
PONTIANAK – Nasib sial menimpa Abdurahman, Petugas Lapas Kelas IIB Ketapang. Alih-alih dapat penghargaan, laporannya atas dugaan pemberian
BERITA TERKAIT
- Bandara SMB II Ingatkan Jemaah Calon Haji Tidak Membawa Benda Tajam
- 363 Calon Haji dari OKU Timur Terbang ke Tanah Suci
- Ratusan Rutilahu di Bandung Bakal Direnovasi, Pemprov Jabar Tanggung Biaya Kontrakan
- Wali Kota Pekanbaru Temui Menteri PU di Padang, Ini yang Dibahas
- Hati-Hati! Aksi Sandera Aparat di Jateng Bisa Kena Pidana
- Gubernur Herman Deru Harap Atlet Sumsel Dulang Prestasi di 2 Event Nasional Ini