Pelayanan Puskesmas Gratis Belum Maksimal

Pelayanan Puskesmas Gratis Belum Maksimal
Pelayanan Puskesmas Gratis Belum Maksimal
Kendati belum maksimal, Didi menyebut kinerja petugas puskesmas sudah cukup baik. Terbukti dari belum adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan puskesmas. Namun, Ia meminta agar waktu pelayanan puskesmas ditambah.  ‘’Contohnya untuk pelayanan pemasangan alat kontrasepsi. Ibu-ibu lebih cenderung memilih waktu sore hari. Tentu itu perlu disesuaikan,’’ jelasnya.

Sementara itu, Sekda Kota Mataram HL Makmur Said mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran bagi petugas puskesmas. ‘’Dukungan anggaran dari pemkot untuk puskesmas gratis sudah disiapkan,’’ katanya.

Dijelaskan, semenjak diberlakukannya pelayanan gratis di puskesmas, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 250 juga yang ditujukan untuk pengganti insentif.  ‘’Jika sebelumnya, insentif petugas puskesmas ini berasal dari retribusi masyarakat sebesar Rp 400 juta. Insentif mereka sebesar 5 persen atau sekitar Rp 20 juta. Tapi setelah keluar program puskesmas gratis ini, disiapkan Rp 250 juta sebagai pengganti insentif mereka,’’ jelasnya.

Sekda berharap, dengan peningkatan insentif tersebut, kinerja para petugas ini juga ikut meningkat. ‘’Dengan anggaran insentif yang meningkat ini, kinerja mereka juga harus lebih baik lagi,’’ katanya. (cr-tnn)

MATARAM-Pelayanan gratis Puskesmas dinilai belum maksimal. Wakil Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi mengungkapkan, ada beberapa hal yang membuat


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News