Pemerintah Tawarkan Delapan Blok GMB

Pemerintah Tawarkan Delapan Blok GMB
Pemerintah Tawarkan Delapan Blok GMB
JAKARTA - Setelah menandatangani kontrak kerjasama dengan para kontraktor pemenang (pengelolaan) tujuh blok Gas Metana Batubara (GMB) dan satu blok minyak dan gas bumi (migas), pemerintah kembali menawarkan delapan blok GMB baru. Selain GMB yang seluruhnya berada di Kalimantan tersebut, pemerintah juga menawarkan satu blok migas.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Herawaty Legowo mengatakan, delapan blok GMB yang ditawarkan melalui lelang penawaran langsung itu, antara lain yakni GMB Bangkanai I (Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur), GMB Bangkanai II (Kalteng), GMB Bangkanai III (Kalteng dan Kaltim), serta GMB Bangkanai IV (Kalteng).

Selanjutnya, masih ada blok GMB Kuala Kapuas I (Kalteng), GMB Kuala Kapuas II (Kalteng), GMB Tanah Laut (Kalimantan Selatan), serta GMB West Sanga-sanga I (Kaltim). Sementara untuk blok migas, yang ditawarkan kali ini adalah blok Kuala Pambuang yang berlokasi di Kalteng.

"Ketentuan dan syarat yang diberlakukan terhadap delapan blok GMB yang ditawarkan tersebut adalah, First Trance Petroleum (FTP) sebesar 10 persen (nonshare), Split (pemerintah-kontraktor) sebesar 55:45 (after tax), cost recovery 100 persen," terang Evita saat launching blok GMB dan migas baru di Gedung Kementerian ESDM, Senin (1/8).

JAKARTA - Setelah menandatangani kontrak kerjasama dengan para kontraktor pemenang (pengelolaan) tujuh blok Gas Metana Batubara (GMB) dan satu blok

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News