Pemkab Belu Dorong Atambua Jadi Kota Festival Budaya Crossborder

Pemkab Belu Dorong Atambua Jadi Kota Festival Budaya Crossborder
Bupati Belu Willybrodus Lay. Foto: Timor Ekspress/JPG

Lantaran Atambua punya ‘daya ledak’ yang cukup besar, Willy pun tengah mempertimbangkan untuk membangun panggung permanen di alun-alun di ibu kota Kabupaten Belu itu. Bangunannya akan didesain artistik yang bisa mencerminkan Atambua sebagai Kota Festival.

“Akan kami bahas dulu. Kami rasa promosi wisata melalui panggung seni dan budaya akan lebih tepat sasaran," ucap pria yang punya backround sebagai pengusaha itu.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebut crossborder adalah kawasan yang paling cepat bisa mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman). Dan Festival Crossborder di Aruk Sambas, Kalbar, lalu di Atambua NTT, Merauke dan Jayakarta di Papua akan menjadi sangat vital.

“Prancis dan Spanyol adalah negara dengan corssborder tourism yang paling besar, karena memanfaatkan crossborder itu,” jelas Arief Yahya.(adv/jpnn)


ATAMBUA – Suksesnya beragam Festival Crossborder yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sejak Juni hingga Desember 2016 di Atambua


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News