Pendidikan Nasional Harus Direformasi

Pendidikan Nasional Harus Direformasi
Pendidikan Nasional Harus Direformasi
JAKARTA - Praktisi pendidikan dari Universitas Paramadina, Prof. Mohammad Abduh Zen mengkritisi habis-habisan kurikulum pendidikan nasional tahun 2013 yang disiapkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebab pada dasarnya belum ada yang berubah dari kurikulum pendidikan tersebut.

Menurut dia, pendidikan itu sebuah episentrum dalam cita-cita kemerdekaan. Maka tidak akan tercapai cita-cita itu tanpa sistem pendidikan nasional yang baik. Bahkan setelah 67 tahun Indonesia merdeka, dengan 10 kali perubahan kurikulum, pendidikan nasional belum mendekati cita-cita kemerdekaan.

"Seting pendidikan kita itu sama seperti zaman Kolonial Belanda, tidak ada yang berubah. Orang kerja masih mau jadi PNS. Gagasan pendidikan kita kabur, perubahan dilakukan tapi tidak mendasar, perubahan tambal sulam. Harusnya yang dilakukan reformasi pendidikan total," kata Abduh Zen, Senin (18/2) di Jakarta.

Kepala Balitbang PGRI itu juga masih  mempertanyakan arah pendidikan nasional yang saat ini dijalankan pemerintah. Sebab, sebagai negara agraris, setelah 67 tahun merdeka pertanian nasional juga tidak mengalami perubahan.

JAKARTA - Praktisi pendidikan dari Universitas Paramadina, Prof. Mohammad Abduh Zen mengkritisi habis-habisan kurikulum pendidikan nasional tahun

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News