Penerapan Prokes Qatar dalam Kegiatan Olahraga Mantap, KOI: Patut Jadi Rujukan Indonesia
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari mendapatkan pelajaran penting sepulang dari Qatar.
Bukan hanya kerja sama antara NOC Indonesia dengan Qatar Olympic (QOC) yang sukses terealisasi.
Namun, dia bisa mendapatkan referensi protokol kesehatan (prokes) untuk diterapkan sehingga bisa menghidupkan kembali kegiatan olahraga di tengah Pandemi Covid-19.
Menurut pria tang karib disapa Okto itu, apa yang dilakukan Qatar dengan tetap mengadakan kegiatan olahraga di tengah pandemi patut menjadi acuan Indonesia.
Seperti, pelaksanaan Kejuaraan Sepakbola Emir Cup Qatar dan menjadi tuan rumah pertandingan semifinal FIFA Club Wolrd Cup 2020 serta persiapan tuan rumah Piala Dunia 2022.
Menurut Okto, referensi yang didapat dari Qatar semakin lengkap tatkala KOI mendapatkan playbook yang diterbitkan Komite Olimpiade Internasional (IOC) tentang pelaksanaan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2021.
Makanya, KOI akan mendorong penerapan prokes secepatnya diaplikasikan.
BACA JUGA: Pasutri Ini Akhirnya Ungkap Alasan Buka Layanan Main Bertiga, Oh Ternyata
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari mendapatkan pelajaran penting sepulang dari Qatar.
- Dianggap Tabrak PP No 46/2024, Legalitas PERBATI Kini Digugat ke Pengadilan
- Raja Sapta Oktohari: Ketum Baru IPSI Harus Memiliki Kecintaan Kuat pada Pencak Silat
- PSSI Belum Terima Surat Resmi Pembatalan Keikutsertaan di Asian Games
- Ketum KOI Okto Terima Penghargaan Sabuk Hitam dari Federasi Judo Internasional
- Okto: FTC Nusantara Championship 2026 Buka Ruang Bagi Masa Depan Generasi Muda Indonesia
- Erick Thohir Beri Peringatan Keras, Kemenpora Siap Ambil Alih Federasi yang Masih Dualisme
JPNN.com




