Pengamat Beber Kegagalan Proyek Food Estate Garapan Prabowo Subianto

Pengamat Beber Kegagalan Proyek Food Estate Garapan Prabowo Subianto
Program Food Estate. Foto: Dokumentasi Humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat ekonomi Dr. Ir. Tonton Taufik, MBA menyoroti proyek food estate di Kalimantan Tengah, garapan Prabowo Subianto.

Dari waktu ke waktu, proyek ini mengundang perhatian karena pelaksanaannya yang mengeksploitasi hutan dan lahan gambut secara masif.

Dalam berjalannya proses, terdapat kekurangan dalam transparansi serta minimnya keterlibatan masyarakat lokal.

"Salah satunya adalah kegagalan proyek yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto," ujar Tonton, dalam keterangannya, Senin (11/12).

Kunjungan Tonton Taufik, beberapa waktu lalu, menunjukkan bahwa kebun tanaman tidak tumbuh dengan baik dan pertumbuhan tanaman singkong yang diharapkan sangat mengecewakan.

"Pendapat para ahli dan pengalaman masa lalu telah diabaikan, yang pada akhirnya menyebabkan kegagalan dalam pelaksanaan proyek tersebut," tuturnya.

Ada dugaan serius terkait praktik ilegal dalam pelaksanaan proyek food estate di Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Sekitar 600 hektare hutan di kawasan hutan produksi diduga telah dibabat secara ilegal.

Pemerintah juga terlibat dalam pengembangan proyek food estate di Kabupaten Kapuas, dengan luas area mencapai 10 ribu hektare sejak 2020.

Pengamat ekonomi Tonton Taufik menyoroti proyek food estate di Kalimantan Tengah, garapan Prabowo Subianto.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News