Pengawal Kapolda Kaltara Tewas di Rumah Dinas, Propam Polri Turunkan Tim

Pengawal Kapolda Kaltara Tewas di Rumah Dinas, Propam Polri Turunkan Tim
Karopenmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan soal kematian pengawal Kapolda Kaltara. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

"Sudah saya perintahkan kepada Pak Kapolda, terkait peristiwa yang terjadi, agar betul-betul diusut secara cermat secara tuntas," kata Kapolri selepas kegiatan donor darah HUT ke-78 TNI di Monas, Jakarta, Minggu.

"Manfaatkan scientific crime investigation yang kita (Polri, red) miliki, sehingga kemudian hasil-hasilnya betul-betul bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah," imbuhnya.

Listyo Sigit juga telah telah memerintahkan Bareskrim, Puslabfor, serta tim Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) untuk ikut terlibat dalam pengusutan kasus tersebut.

"Sehingga kemudian hasilnya betul-betul bisa dipertanggungjawabkan ke publik dan utamanya ke keluarga. Saya kira Polri selalu transparan," ucapnya.

Terkait hasil autopsi jenazah Brigpol HS yang menyatakan penyebab tewasnya akibat tembakan di dada kiri dan tembus ke jantung, Listyo Sigit tidak mau mendahului hasil investigasi maupun penyelidikan dari tim Polda Kaltara dan Bareskrim Polri.

Mantan Kabareskrim Polri mengatakan saat ini penyelidikan masih berjalan dan autopsi baru saja dilaksanakan.

Oleh karena itu, dia menyebut akan lebih baik menunggu hasil setelah seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut selesai dilaksanakan.

"Saya juga tidak mau tergesa-gesa (menyimpulkan), karena kemarin juga sedang dilaksanakan autopsi," ucapnya.

Propam Polri turunkan tim mengawasi pengusutan kematian Brigadir H atau Brigpol HS yang tewas di rumah dinas Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News