Pengorbanan PNS soal Tunjangan Kinerja Tak Sia-Sia, Pertumbuhan Ekonomi Melejit

Pengorbanan PNS soal Tunjangan Kinerja Tak Sia-Sia, Pertumbuhan Ekonomi Melejit
Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan (Hergun) menyebut refocusing tunjangan kinerja (tukin) PNS sebagai komponen THR dan gaji ke-13 terbukti berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021.Foto: dokpri Hergun

Dana tunjangan kinerja PNS itu kemudian dialihkan pemerintah untuk refocusing anggaran Tahap Kedua 2021 guna memperkuat program PEN.

Anggaran PEN 2021 sendiri tercatat mencapai Rp 744,75 triliun. Alokasi mencakup klaster kesehatan, perlindungan sosial, program prioritas, dukungan UMKM dan korporasi, serta insentif usaha.

"Dapat disimpulkan, tidak adanya dana tunjangan kinerja sebagai salah satu unsur dalam THR dan gaji ke-13 merupakan bentuk pengorbanan dan sekaligus kontribusi para PNS untuk meringankan beban negara," tutur Hergun.

Wakil ketua Fraksi Gerindra itu memahami kebijakan itu terasa berat karena di sisi lain para PNS juga membutuhkannya untuk memenuhi kebutuhan selama Pandemi.

"Namun negara lebih membutuhkannya untuk memperkuat daya beli masyarakat, mengurangi pengangguran, dan kemiskinan akibat meningkatnya PHK selama pandemi, serta untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi," tambah Hergun. (fat/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Anggota Komisi XI DPR Heri Gunawan (Hergun) menyebut refocusing tunjangan kinerja (tukin) PNS sebagai komponen THR dan gaji ke-13 berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.