Pentolan Hanura DKI Pengin Andi Arief Dihukum Mati

Pentolan Hanura DKI Pengin Andi Arief Dihukum Mati
Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI Ongen Sangaji. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Hukum berat penggunan dan bandar narkoba. Tertangkapnya Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, harus dijadikan contoh penegakan hukum terhadap kejahatan narkoba yang mengancam bangsa ini, khususnya generasi muda.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura DKI Mohamad Ongen Sangaji meminta kepolisian memproses Andi Arief secara pidana karena karena mengonsumsi narkoba. Dia tidak rela jika wakil sekjen Partai Demokrat itu hanya dijebloskan ke pusat rehabilitasi.

BACA JUGA: Urine Andi Arief Positif Mengandung Metamfetamin

Ongen mengatakan, Andi harus mendapat hukuman lebih berat karena statusnya sebagai politikus. “Sering berisik di media sosial. Artinya, Andi Arif banyak dilihat orang. Makanya, hukum mati atau penjara seumur hidup. Andi Arief harus jadi contoh. Tak bisa alasan pemakai,” kata Ongen dengan nada tinggi, di DPRD DKI, Selasa (5/3)

Dia mengatakan, politikus Demokrat tersebut pasti mengenal bandar atau pemasoknya. Mestinya, kata Ongen, Andi Arief melaporkan kepada polisi atau BNN agar para bandar narkoba ditangkap. Tetapi, politikus Partai Demokrat itu, malah menikmati barang haram tersebut.

BACA JUGA: 7 Pernyataan Resmi AHY Terkait Kasus Andi Arief

Karena itu, lanjut Ongen, sebagai tokoh politik harus diberikan hukuman berat agar menjadi jera. “Ini harus jadi contoh. Hukum mati atau seumur hidup. Enak banget ketangkap rehab, nanti pada ikutin Andi Arief. Kasus Andi Arief jangan dianggap remeh,” ucap dia.

“Jangan dianggap sebagai poiitikus bisa lolos dari jeratan hukum. Tidak ada itu. Andi Arief sudah merusak negara sebagai politikus pakai narkoba, (padahal) harusnya jadi contoh baik,” tegas dia. (dil/jpnn)


Ketua Hanura DKI Ongen Sangaji mendesak penegak hukum memastikan Andi Arief dihukum seberat-beratnya


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News