Peras Warga, Dua Polisi Ditangkap

Peras Warga, Dua Polisi Ditangkap
Peras Warga, Dua Polisi Ditangkap

jpnn.com - BATAM KOTA - Dua oknum anggota polisi yang bertugas di wilayah Polda Kepri tertangkap tangan memeras, Jumat (1/11). Korban bernama Hendri, 21, dimintai uang Rp 10 juta di halaman pos polisi Simpang Kara Batam Centre. Kedua polisi itu adalah Bripda RE anggota Roops Polda Kepri dan Brigadir DI anggota Tahti Polresta Barelang.

Informasi yang diterima Batam Pos (JPNN Grup), kedua pelaku sudah mengintai Hendri saat bermain game casino online di daerah Seipanas. Hendri lantas melanjutkan main game di Windsor Penuin. Tak lama kemudian, kedua oknum polisi itu mencegat Hendri. Mereka menakut-nakuti Hendri dan meminta uang Rp 10 juta. Karena takut, Hendri langsung mengiyakan permintaan polisi itu.

Hendri dibawa menggunakan sepeda motor ke Pos Polisi Simpang Kara. Di sanalah, Hendri menyerahkan uang tunai sebesar Rp2.450.000 kepada polisi tersebut. Namun sayang, sebelum berhasil menikmati uang itu, kedua pelaku langsung diamankan oleh beberapa anggota provost Polresta Barelang. Barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 2.450.000, satu unit sepeda motor Vario, satu lembar Kartu Tanda Anggota (KTA) atas nama Bripda RE langsung diamankan. Provost juga mengamankan kedua oknum polisi bersama Hendri di Sipropam Polresta Barelang.

Salah seorang teman Hendri, bernama J mengaku tidak tahu persis bagaimana kronologi pemerasan yang dialami temannya. Namun pria berkulit putih ini membenarkan temannya sering main di TJ net.

"Yang jelas dia main game online, tapi saya tak tahu jenis apa yang dimainkan.  Sistemnya transfer duit dulu ke bandar baru bisa main. Katanya dia (Hendri) sempat kalah main malam itu," ungkap J seperti diberitakan Batam Pos (JPNN Grup), Minggu (3/11).

Menurutnya, malam itu dia menerima telpon dari Hendri yang mengaku ditangkap polisi saat bermain judi."Dia (Hendri) telepon saya dalam keadaan cemas bilang tolong saya ditangkap sama dua orang polisi, diminta sepuluh juta," jelas J.

Setelah mendapat kabar tentang keberadaan temannya, J akhirnya menjumpai Hendri di depan pos polisi Simpang Kara. "Kami sempat nego. Bilang tak sanggup bayar segitu. Duit cuma ada 2 juta," ujar J.

Masih kata J, salah satu oknum polisi langsung pamit setelah mendapat uang dari Hendri. "Katanya mau apel. Tapi sebelum mereka pergi anggota provost yang datang langsung cabut kunci motor polisi itu dan langsung bawa kantor polisi," jelas J.

BATAM KOTA - Dua oknum anggota polisi yang bertugas di wilayah Polda Kepri tertangkap tangan memeras, Jumat (1/11). Korban bernama Hendri, 21, dimintai

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News