Peringatan Dini Serangan Misil Gegerkan Hawaii, Eh Ternyata

Peringatan Dini Serangan Misil Gegerkan Hawaii, Eh Ternyata
Pesan darurat serangan misil yang menggegerkan warga Hawaii, Amerika Serikat. Foto: Reuters

Kepanikan tidak hanya melanda warga sipil. Ruth Goldbaum yang tengah mengunjungi putranya di pangkalan militer di Pulau Oahu, Hawaii, menceritakan, dirinya bersama para pengunjung yang lain serta anggota AL berlarian ke hanggar.

Setiap detik terasa begitu menegangkan. Baru sekitar 15 menit kemudian mereka diberi tahu bahwa serangan misil balistik yang dikhawatirkan tersebut tidak ada.

’’Selama 15 menit itu pikiran campur aduk. Mulai menelepon orang-orang dan rencana mengucapkan salam perpisahan,’’ terang Goldbaum.

Reuters mengungkapkan bahwa para pemain golf profesional yang ikut dalam Sony Open di Hawaii juga ketir-ketir. Salah seorang pemain, John Peterson, mencuit di akun Twitter-nya.

Dia mengaku bersembunyi di bathtub bersama istri dan bayinya. ’’Tolonglah Tuhan, jangan biarkan ancaman bom ini menjadi kenyataan,’’ tulisnya.

Doanya terkabul. Pesan yang tersebar ke penduduk memang asli, tapi serangannya tidak. Pesan itu muncul gara-gara pegawai yang berjaga di Badan Manajemen Kedaruratan (EMA) Hawaii salah memencet tombol.

Gubernur Hawaii David Ige langsung meminta maaf. Dia menjelaskan, setiap pergantian waktu jaga, petugas memang harus mengecek semua alat untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

’’Itu kesalahan yang tidak disengaja. Saat perubahan sif ada tiga orang. Kesalahan itu seharusnya diketahui,’’ ujar administrator EMA Vern Miyagi sebagaimana dilansir BBC.

Breaking news tentang serangan misil juga muncul di radio dan saluran televisi. Beberapa saluran televisi langsung menyiarkan langkah-langkah perlindungan

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News