Perkembangan Kasus Pembobolan Rekening Nasabah BCA

Perkembangan Kasus Pembobolan Rekening Nasabah BCA
Kantor Polisi. ILUSTRASI. Foto: Dok. JPNN.com

Pria yang merupakan dosen di STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati ini, meminta masyarakat juga harusnya bisa lebih berhati-hati dengan penggunaan ATM dan e-Banking. Untuk keamanan bank, Endyk menilai saat ini semua bank sudah menggunakan sistem keamanan yang standar internasional.

BACA JUGA: Mengapa yang Disasar Selalu Mesin ATM BRI? Ini Pengakuan Pelaku

“Mereka punya standar sendiri seperti ISO. Jadi kalau ada kejadian seperti ini harusnya masyarakat ke bank menonaktifkan internet banking, SMS banking ataupun mengganti PIN. Tidak harus ikut-ikutan ambil uang semua, itu salah,” katanya beberapa waktu lalu.

Sehari setelah kejadian, Presiden Direktur PT Bank Centra Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja menuturkan bahwa kejahatan perbankan seperti skimming tidak bisa dicegah. Namun, dia menekankan BCA mengganti semua kerugian nasabah, selama kasus penarikan dana tersebut terbukti skimming.

“Skimming itu enggak bisa dicegah total. Itu ibarat maling yang selalu ada di kala kita lengah. Tapi kita akan ganti semua kerugian nasabah, jadi harusnya nasabahnya tenang. Proses paling lama 3 hari, tapi ini kalau murni skimming ya, dan bukan kesalahan atau kelalaian nasabah ya,” paparnya, Rabu (10/4).

Senior Vice President Corporate Communication BCA Dwi Narini juga menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti permasalahan tersebut. Dia mengungkapkan, BCA telah melakukan penggantian dana nasabah yang terbukti terkena skimming. “Sampai saat ini, kami telah melakukan penggantian terhadap 11 nasabah yang terbukti terkena skimming,” tegasnya.

Dwi melanjutkan, pihaknya mengimbau pada para nasabah jika kartu ATM-nya terindikasi terkena skimming, maka harap segera melaporkan ke kantor cabang terdekat atau melalui Hallo BCA. “Sehingga bisa cepat ditindaklanjuti. Yang jelas, dalam kegiatan operasional perbankan, senantiasa mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Dwi Ariyanto pun hanya menyampaikan jika informasi dari pimpinan BCA saat ini tengah dilakukan proses investigasi dari kantor pusatnya mengenai kejadian tersebut. “Kita tunggu saja pernyataan resminya dari BCA,” singkatnya. (zar/lim)


Penyidik Satreskrim Polres Tarakan resmi menerima laporan BCA Cabang Tarakan terkait adanya nasabah yang rekeningnya dibobol modus skimming.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News