Perluas Lahan Karet

Ekspor Lesu, PN XIII Yakin ke Depan Lebih Baik

Perluas Lahan Karet
Perluas Lahan Karet
Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia Asril Sutan Amir mengatakan, kinerja perkebunan karet alam Indonesia mengalami penurunan nilai dan volume ekspor akibat pelemahan pertumbuhan ekonomi dunia. ”Diperkirakan, ekspor karet alam tahun ini turun 10 persen menjadi 2,28 juta ton dibandingkan dengan realisasi tahun lalu 2,54 juta ton,” katanya.

Dari sisi produksi juga akan terjadi penurunan sekitar 10 persen menjadi 2,78 juta ton dibandingkan dengan tahun lalu 3,09 juta ton. Harga rata-rata karet alam tahun ini turun sekitar 8,2 persen menjadi USD 3,38 per kg dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu USD 3,67 per kg.

Sumatera Selatan menjadi daerah pengekspor karet alam terbesar yaitu mencapai 817.589 ton pada tahun lalu disusul Sumatrra Utara 536.654 ton. Luas perkebunan karet di Indonesia mencapai 3,46 juta hektare (ha) terdiri atas perkebunan rakyat 2,93 juta ha (84,7 persen), BUMN 240.000 ha (6,9 persen), dan milik swasta 284.000 ha (8,4 persen). (dri)
Berita Selanjutnya:
Garuda Jawara Marketing BUMN

JAKARTA – Bisnis karet yang lesu pada tahun ini tidak menyurutkan langkah PT Perkebunan Nusantara (PT PN) XIII untuk memperluas jaringan usahanya.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News