Petani Kesulitan Jemur Tembakau

Petani Kesulitan Jemur Tembakau
Petani Kesulitan Jemur Tembakau

BONDOWOSO - Para petani yang telah memanen tembakaunya mengaku kesulitan saat akan menjemur daun tembakau rajangan. Bahkan, sebagian tembakau rajangan terlihat menghitam. Sebab, tembakaunya tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup. "Sebab, sepanjang hari, selalu turun hujan," ujar Bagus, 49, warga Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso.

Oleh sebab itu, Bagus mengaku rugi. Apalagi, saat kali pertama menanam tembakau, dia membeli bibit tembakau dengan harga yang mahal. Namun, setelah panen, hasilnya tidak memuaskan. "Sebab, antara ongkos produksi dengan hasil panenan, jauh dari harapan," jelasnya.

Sementara itu, H Muklis, 55, petani tembakau yang tinggal di Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang, berharap Pemkab Bondowoso mengucurkan dana pinjaman atau talangan bagi petani tembakau di Bondowoso. "Sebab, sampai saat ini, tidak ada program bantuan pinjaman lunak dari Pemkab Bondowoso," katanya.

Apalagi, lanjut H Muklis, sebagian besar petani di Bondowoso banyak yang menanam tembakau. "Untuk itulah, perlu ada bantuan pinjaman lunak, bagi petani tembakau. Sebab, banyak juga petani tembakau yang bermodal pas-pasan," katanya.

BONDOWOSO - Para petani yang telah memanen tembakaunya mengaku kesulitan saat akan menjemur daun tembakau rajangan. Bahkan, sebagian tembakau rajangan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News