Petugas Keamanan Gasak Uang Sekolah

Petugas Keamanan Gasak Uang Sekolah
Kapolsek Tarakan Barat Iptu Joko Pitono merilis kasus pencurian di Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tarakan, Rabu (8/1). Foto: Antara/Susylo Asmalyah

jpnn.com, TARAKAN - Unit Reserse dan Kriminal Polsek Tarakan Barat menangkap pelaku pencurian uang sekolah di Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tarakan, Kalimantan Utara.

Pelaku berinisial SB (35) ternyata petugas keamanan di sekolah tersebut dan baru bekerja sejak enam bulan lalu. Kapolsek Tarakan Barat Iptu Joko Pitono mengatakan bahwa laporan pencurian diterimanya pada hari Minggu (5/1) dan pelaku berhasil ditangkap, Selasa (7/1).

"Dari keterangan salah satu tenaga pengajar di MBS, baru menyadari uang sekolah yang disimpannya hilang pada Sabtu (4/1)," kata Joko Pitono, Rabu (8/1).

Setelah laporan diterima, pihaknya sempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa CCTV.

"Kami memeriksa lokasi kejadian, membuat sketsa kejadian, mencari saksi dan memeriksa rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian," kata Joko.

Hasil rekaman CCTV, diketahui pelaku masuk sekitar pukul 04.00 WITA. Berdasarkan ciri-ciri ini, salah satu personel Unit Reskrim mengenali pelaku, karena pelaku pernah diamankan dalam kasus pencurian beberapa tahun lalu.

Pencarian lokasi pelaku langsung dilakukan untuk mengetahui keberadaannya.

Dia menambahkan bahwa kurang dari 24 jam laporan pencurian diterima, SB dijemput di rumahnya, di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Selumit.

Pelaku yang baru bekerja enam bulan sebagai petugas keamanan sekolah, nekat mencuri uang di Pesantren Muhammadiyah Boarding School Tarakan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News