Petugas Truk Sampah Tangsel Mogok

Petugas Truk Sampah Tangsel Mogok
Petugas Truk Sampah Tangsel Mogok
TANGSEL - Petugas truk pengangkut sampah Kota Tangsel mogok kerja. Alhasil, tumpukan sampah berserakan di jalan-jalan di kota otonom baru itu. Akibatnya, lima unit truk sampah asal DKI Jakarta dimintai bantuan untuk mengangkut tumpukan yang berserakan itu untuk diangkut ke TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Hadi (30), salah seorang sopir truk milik PT Godang Tua Jaya dari Bantar Gebang mengatakan hanya disuruh perusahaannya datang ke Kota Tangsel guna mengangkut sampah. "Katanya para sopir truk pengangkut sampah di Kota Tangsel mogok," terangnya kepada Indopos (grup JPNN), kemarin. Dia juga mengaku hanya dibayar Rp 50 ribu untuk mengangkut sampah dari kota tersebut.

Akibat mogoknya pekerja dan sopir truk sampah itu, membuat wilayah yang berbatasan dengan DKI Jakarta itu kumuh. Pasalnya, sampah menumpuk dan diletakkan warga di tangah jalan. Itu terlihat sejak empat hari belakangan di sepanjang Jalan Ciputat Raya hingga Jalan Ir Juanda, Jalan Dewi Sartika hingga Jalan Otista, Kecamatan Ciputat.

Bukan itu saja, sampah juga menumpuk di sepanjang Jalan Raya Serpong, Kecamatan Serpong. Termasuk juga di ruas Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang, sampai Jalan Graha Raya Bintaro, Kecamatan Pondok Aren. Sampah-sampah tersebut terbungkus plastik dan diletakkan di tengah pembatas trotoar jalan.

TANGSEL - Petugas truk pengangkut sampah Kota Tangsel mogok kerja. Alhasil, tumpukan sampah berserakan di jalan-jalan di kota otonom baru itu. Akibatnya,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News