PLN Incar Standar Pelayanan Internasional

PLN Incar Standar Pelayanan Internasional
PLN Incar Standar Pelayanan Internasional
Dalam diskusi yang mengambil tema pengembangan teknologi energi alternatif/green energy dalam program kelistrikan nasional tersebut, peserta memberikan apesiasi terhadap kinerja PLN yang di pimpin Dahlan. Namun juga ada kritikan maupun pertanyaan kritis. Misalnya bahwa masalah PLN bukan saja mengatasi masalah pemadaman listrik bergilir, namun juga pertumbuhan pelanggan serta daftar tunggu calon pelanggan baru yang seakan tidak ada habisnya.  

Untuk menjawab hal tersebut, Dahlan melontarkan jawaban bahwa PLN berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan listrik di Jawa harus sesuai dengan standar Internasional. Itu artinya, akan ada tambahan listrik bagi calon pelanggan baru. "Semua orang di PLN itu sebenarnya pinter-pinter. Mereka sudah tahu cara pemecahan masalahnya. Di Jawa, masalah  waiting list akan diselesaikan tahun ini. Sedangkan di luar Jawa sedang dilakukan pengadaan."

SDM PLN yang berkualitas, lanjut dia, diikuti juga dengan langkah tranparasi yang dilakukan oleh jajaran manajemen PLN. Saat didapuk menjadi pimpinan PLN, Dahlan mengajukan dua syarat yang salah satunya adalah meminta semua jajaran direksi dipilih sendiri olehnya. Sehingga kekompakan visi dan misi PLN bisa terjaga hingga saat ini. Dan sejak awal masa jabatannya, jajaran direksi PLN langsung menghadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta mereka mengawasi tender yang dilakukan PLN. Selanjutnya, dokumen persyaratan tender terutama yang tergolong sensitif diserahkan pada  Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk diperiksa isinya demi keterbukaan. Tak ketinggalna memberikan akses Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk bisa akses data keuangan PLN secara online dan real time. "Dengan langkah tranparansi ini, PLN sudah telanjang," selorohnya.

Yang paling utama, langkah terus menerus menambah pasokan listrik merupakan bentuk kesiapan PLN mewujudkan standar internasional. Dia memaparkan bahwa saat ini daftar tunggu sambungan saat ini sekitar 1500 MW. Dengan adanya rencana pembangunan PLTA untuk tambahan daya, maka  akan ada tambahan pasokan. "Tapi meski ada listrik masih ada masalah transmisi, selanjutnya problem tiang travo," sebutnya. Tranmisi ditargetkan selesai pada Oktober, yang akan ditindaklanjuti dengan pengadaan 5.000 tiang travo. " Dengan demikian pada November sudah diselesaikan waiting list di Jawa."

SURABAYA - Dirut Perusahan Listrik Negara (PLN) Dahlan Iskan tak hentinya membuat terobosan baru bagi kinerja dan pelayanan perusahaan yang dia pimpin.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News