PLN Rugi Rp 18,4 Triliun

PLN Rugi Rp 18,4 Triliun
Gardu Listrik. Ilustrasi. Foto dok JPG/JPNN.com

’’Pemerintah gencar alihkan penggunaan energi fosil ke EBT (energi baru terbarukan). Strategi jangka panjangnya, 1.800 mw pembangkit akan menggunakan CPO (crude price oil),’’ terang Abra.

Sementara itu, Direktur Keuangan PLN Sarwono optimistis, hingga akhir tahun, perseroan masih bisa membukukan laba.

’’Doakan saja (laba). Insyaallah,’’ tutur Sarwono.

Dia memastikan kondisi keuangan PLN masih cukup bagus dengan debt service coverage ratio (DSCR) lebih dari satu dan debt to equity ratio (DER) masih di angka 50 persen.

Angka itu masih jauh di bawah limit DER di angka 300 persen. (car/vir/c14/fal)


PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengalami kerugian sebesar Rp 18,4 triliun pada kuartal ketiga 2018.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News