Polda Belum Berani Pastikan Penyebab Kematian

Polda Belum Berani Pastikan Penyebab Kematian
Polda Belum Berani Pastikan Penyebab Kematian
“Saya sampai jam dua belas malam, ditanya oleh sejumlah wartawan tentang korban, tapi karena memang saya belum dapat informasi jadi saya katakana tidak ada. Nanti setelah jam 1 subuh baru masuk informasi jika ada korban satu orang,” kata Kapolda.

Memang diakui Dewa Parsana, informasi adanya lima orang warga tertembak, diterima dari wartawan. Dirinya juga langsung memerintahkan anggota untuk mencari empat korban lainnya, yang menurut informasi, masih berada di Kecamatan Balaesang.

Pengamanan yang dilakukan petugas di desa tersebut, kata Kapolda, bukan untuk melindungi perusahaan, melainkan untuk melindungi Hak Asazi Manusia (HAM), sejumlah warga, yang menjadi korban pembakaran rumah oleh warga lainnya. “Ada belasan rumah warga yang dibakar sesama warga lainnya. Dan itu yang akan kami akan cari siapa pelakunya, namun malah mendapat perlawanan,” sesalnya.

Sebab kata dia, dari hasil olah TKP, pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulteng, menyimpulkan jika, petugas kepolisian, yang saat itu hendak melakukan penyisiran terhadap pelaku-pelaku pengrusakan rumah warga di Desa Malei, Kecamatan Balaesang Tanjung, mendapat perlawanan.

PALU – Hingga saat ini pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian Masnudin (48), warga Malei yang diduga terkena peluru aparat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News