JPNN.com

Polisi Tak Beri Ampun, Ananda Yudistira Langsung Ditembak Mati

Senin, 13 Juli 2020 – 01:05 WIB
Polisi Tak Beri Ampun, Ananda Yudistira Langsung Ditembak Mati - JPNN.com
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko (tengah) didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing (kiri) saat konferensi pers, di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Minggu (12/7/2020). Foto: ANTARA/Nur A

jpnn.com, MEDAN - Seorang pelaku penjambretan di Kota Medan, Sumatera Utara, bernama Ananda Yudistira, 21, ditembak mati polisi karena melawan petugas saat pengembangan kasus.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat ekspose kasus di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Minggu (12/7) sore, mengatakan tersangka yang ditembak mati adalah Ananda Yudistira, 21, warga Jalan Ngalengko, Lorong Tirtanadi, Kota Medan.

Kapolres mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah tersangka menjambret korban bernama Darmaida Sidabutar, 49, di Jalan Sutrisno, Kelurahan Sei Rengas Permata, Kecamatan Medan Area pada Minggu (7/6).

Dalam aksinya, tersangka menjambret korban hingga korban jatuh terseret di jalan dan mengalami luka-luka. Pengemudi becak bermotor yang melihat korban sudah tidak sadarkan diri ini langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Madani.

"Sedangkan pelaku kabur bersama tas korban berisi dua unit HP, uang tunai Rp1 juta dan surat-surat penting lainnya. Kerugian ditaksir mencapai Rp4 juta," katanya.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk satu tersangka bernama Dewan Ramadan (22) pada Selasa (9/6) di kediamannya.

Petugas kemudian melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan tersangka Ananda Yudistira.

Pada Minggu (12/7) dini hari, petugas mendapat informasi keberadaan tersangka Ananda di Jalan Setia Budi Ujung. Petugas langsung bergerak melakukan penangkapan.

"Pada saat dilakukan penangkapan ternyata pelaku mempunyai pisau yang disimpan di saku dan berusaha melawan petugas dengan menggunakan sebilah pisau dan mengenai personel kepolisian, sehingga mengakibatkan luka sayatan pada lengan sebelah kiri," ujarnya.

Petugas kemudian memberikan tembakan peringatan. Namun tersangka Ananda tetap saja menyerang secara membabi buta, sehingga petugas mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak tersangka.

BACA JUGA: Polisi Ungkap Motif Pelajar FAT Sampai Tega Habisi Nyawa Vanny Yulia Nita di Penginapan, Oh Ternyata

"Selanjutnya pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, namun tidak tertolong lagi," ujarnya pula.(antara/jpnn)

 

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
budi