Polri Sebut Ada Penyusup

Polri Sebut Ada Penyusup
Polri Sebut Ada Penyusup
JAKARTA -- Kunjungan Presiden SBY ke Makassar, Sulawesi Selatan, untuk membuka acara Rakor Gubernur se-Indonesia, Selasa (19/10) memakan korban. Terjadi aksi bentrok antara pengunjuk rasa dengan aparat keamanan. Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen (pol) Iskandar Hasan menyebutkan, dalam peristiwa itu setidaknya tiga anggota polisi, sejumlah mahasiswa dan seorang wartawan mengalami luka-luka.

Menurut Iskandar, unjukrasa sekelompok mahasiswa menjadi anarkis karena diduga disusupi oleh oknum tertentu.  ''Ada yang menyusup dalam kelompok itu,'' tegasnya di Mabes Polri, Jakarta Rabu siang. Namun demikian, katanya, saat ini kondisi telah berangsur normal seiring dengan kepulangan SBY dari kota Angin Mamiri itu.

Sebelumnya Kapolri Jenderal (pol) Bambang Hendarso Danuri menjelaskan kondisi berangsur pulih setelah polisi dan aparat lainnya melakukan sejumlah tindakan persuasif untuk mempersempit area bentrokan yang melibatkan ratusan massa itu.

"Masing-masing pihak bisa menahan diri kita berharap tentunya dengan pendekatan persuasif kita bisa selesaikan masalah ini yang penting keamanan di Sulawesi Selatan  bisa dikendalikan, dan tidak ada ekses dalam peristiwa itu,'' imbuhnya di Wisma Bhayangkari Mabes Polri, Selasa (19/10) sore. (zul/jpnn)

JAKARTA -- Kunjungan Presiden SBY ke Makassar, Sulawesi Selatan, untuk membuka acara Rakor Gubernur se-Indonesia, Selasa (19/10) memakan korban.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News