Posisi Nurdin Halid sebagai SC Munas Tunggu Pleno DPP Golkar

Posisi Nurdin Halid sebagai SC Munas Tunggu Pleno DPP Golkar
Nurdin Halid. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA – Penunjukan Nurdin Halid sebagai Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee) Munas Partai Golkar dipersoalkan sejumlah kader. Rupanya, hal tersebut direspon DPP, yang akan menggelar pleno untuk menyusun kepanitiaan yang sifatnya final, Rabu (2/3).

"Belum (susunan kepanitian belum final, red), baru besok rapat. Susunan kepanitiaan diputuskan jam 2, termasuk mekanisme verifikasi peserta Munas, jadinya baru hari Rabu," kata Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Riau, Bambang Soesatyo, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/2).

Sementara itu, salah satu petinggi Golkar yang masuk dalam daftar kepanitiaan, Zainuddin Amali, membantah ada penolakan terhadap nama Nurdin.

"Bukan penolakan. Ini lebih banyak masukan dari pengurus DPP agar pelaksanaan Munas yang akan datang sesuai SK Menkumham, yang demokratis berkeadilan," kilahnya, seperti diberitakan RMOL (Jawa Pos Group).

Ia juga membantah penolakan tersebut terjadi karena ada kekhawatiran pengurus Golkar versi Ancol terhadap Nurdin yang sebelumnya juga merupakan Ketua Steering Committee Munas Bali.

"Saya kira suasana di Bali dengan yang akan kita lakukan ke depan jauh berbeda. Saya lihat dalam perkembangan terakhir Pak Nurdin lebih akomodatif," ucapnya.

Untuk diketahui, Nurdin Halid juga tercatat sebagai salah satu tim sukses calon Ketum Golkar, Idrus Marham. Melihat hal itu, Zainuddin percaya Nurdin Halid bisa bersikap netral.

"Harus netral, dan pasti beliau tahu itu. Waktu komunikasi dengan saya, beliau mengajak harus netral. Kita memberikan fasilitas bagi seluruh kader," tandasnya.

Lebih lanjut, Zainuddin mengatakan, berdasarkan pengalaman selama ini sangat kecil sekali kemungkinan kepanitiaan yang sudah ditetapkan itu berubah di Rapat Pleno. 

"Apa yang dimasukkan rapat harian ke pleno tidak akan jauh," pungkasnya. (ald/RMOL/sam/jpnn)

 



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News