Potensi Mixed Menguat

Potensi Mixed Menguat
Potensi Mixed Menguat

jpnn.com - JAKARTA - Bursa saham kembali terkoreksi setelah berhasil menguat pada dua hari perdagangan terakhir. Selasa (25/3), indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 17,33 poin (-0,37 persen) ke level 4.703,09. Indeks yang bergerak volatil sempat menyentuh titik terlemahnya di posisi 4.694,25 pada perdagangan sesi dua.

 

Head of Research Universal Broker Satrio Utomo mengatakan, mayoritas saham sektoral berada pada zona merah. Hal tersebut diperberat oleh saham-saham di sektor agrikultur yang mengalami koreksi terbesar mencapai 65,91 poin (2,89 persen). “Saham-saham CPO memang menjadi pemberat,” jelasnya.

Misalnya, saham Astra Agro Lestari (AALI) terkoreksi hingga 5,3 persen yang otomatis menghambat laju indeks sebesar 2,4 poin. Harga saham anak perusahaan Astra Internasional itu ditutup pada level Rp 24.925 per lembar. Tak hanya itu, perusahaan sawit Grup Bakrie, PP London Sumatra Indonesia (LSIP) juga melemah sampai 4,6 persen ke level Rp 2.160 per lembar.

Kendati indeks melemah, investor asing masih terlihat berminat untuk membeli saham-saham unggulan. Selisih beli bersih asing tercatat sebesar Rp 325,8 miliar, lebih besar dari perdagangan Senin (24/3) yang hanya membukukan net buy Rp 268,4 miliar. Sepanjang perdagangan kemarin, saham emiten ditransaksikan sebanyak 197.565 kali pada volume 4,94 miliar saham senilai Rp 5,43 triliun.

Equity Analyst PT Sinarmas Sekuritas Christandi Rheza Mihardja mengatakan, perdagangan hari ini (26/3) diperkirakan bergerak mixed menguat ke level 4.684-4.721. Namun, penguatan ini harus ditopang oleh data-data AS yang membaik, seperti penjualan rumah baru, dan consumer confidence.

"Richmond Fed Manufacturing Index juga mengindikasikan pemulihan ekonomi AS," ujarnya. Beberapa saham yang dapat diperhatikan antara lain MAIN, INTP, BBRI, dan UNTR. (gal/sof)

 


JAKARTA - Bursa saham kembali terkoreksi setelah berhasil menguat pada dua hari perdagangan terakhir. Selasa (25/3), indeks harga saham gabungan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News