PP Himmah Minta KPK Segera Periksa Senator terkait Dugaan Suap Pemilihan Pimpinan DPD
jpnn.com - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP Himmah) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menangani dugaan suap pemilihan pimpinan DPD RI dan wakil ketua MPR dari unsur DPD.
Desakan ini disampaikan PP Himmah saat berunjuk rasa di depan Gedung KPK di Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2025).
Ketua Umum PP Himmah Abdul Razak Nasution mengatakan pemilihan pimpinan DPD RI dan wakil ketua MPR dari unsur DPD sarat korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang diduga melibatkan 95 senator.
Menurut dia, sesuai laporan yang telah disampaikan kepada KPK, 95 anggota DPD diduga menerima uang 13 dolar AS agar memberikan suara kepada calon tertentu saat pemilihan pimpinan lembaga negara itu.
Adapun rinciannya, 5 ribu Dolar As untuk memberikan suara pada pemilihan ketua DPD, serta USD 8 ribu untuk pemilihan wakil ketua MPR dari unsur DPD.
"KPK harus memeriksa 95 orang anggota DPD yang diduga terlibat, khususnya ketua DPD dan wakil ketua MPR dari unsur DPD RI," kata Razak melalui siaran pers.
Senada, Koordinator Aksi PP Himmah Novrizal mengatakan KPK wajib membongkar dugaan kasus suap tersebut.
"Ketua KPK yang baru harus tegak lurus dalam menegakkan hukum yang seadil-adilnya. Bukan hanya kata-kata, harus mengimplementasikan dalam pemberantasan korupsi," ucapnya.
PP Himmah mendesak KPK segera mengusut dugaan suap pemilihan pimpinan DPD RI dan wakil ketua MPR dari unsur DPD yang sudah dilaporkan.
- KPK Dalami Dugaan Pendiri IAW Iskandar Sitorus Hambat Penyidikan Korupsi Bea Cukai
- KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Fuad Hasan Masyhur di Kasus Korupsi Kuota Haji
- KPK Periksa Petinggi Indonesian Audit Watch di Kasus Korupsi Bea Cukai
- Sebanyak Ini Uang yang Disita KPK dari Rumah Silmy Karim
- KPK Rinci Uang Sitaan dari Rumah Silmy Karim, Ada Dolar hingga Yen
- KPK Periksa Petinggi PLN hingga Direktur PT Bara Mineral di Kasus Investasi PPT Energy
JPNN.com




