Kamis, 18 Juli 2019 – 07:34 WIB

PPDB 2019 Sistem Zonasi, Ribut soal Jarak Rumah ke Sekolah

Jumat, 24 Mei 2019 – 05:07 WIB
PPDB 2019 Sistem Zonasi, Ribut soal Jarak Rumah ke Sekolah - JPNN.COM

jpnn.com, MALANG - Ratusan orangtua siswa menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang terkait PPDB 2019 sistem zonasi, karena alamat mereka ditulis berjarak hingga 4 kilometer dari sekolah. Faktanya, banyak wali murid yang lokasi rumahnya tidak sampai satu kilometer dari sekolah.

Padahal sebelum PPDB dibuka para wali murid ini mengaku sudah mengecek jarak antara rumah mereka dengan sekolah terdekat melalui aplikasi google maps sesuai arahan Dinas Pendidikan. Rata-rata mengaku jarak rumah dan sekolah pilihan tidak lebih dari satu kilometer,.

Namun saat mendaftar di sekolah terdekat, hasil print out siswa tercantum alamat siswa dan sekolah memiliki jarak lebih dari satu kilometer. Bahkan ada yang berjarak empat kilometer.

Karena selisih jarak dari hasil web dan google maps, wajar jika mereka meminta pertanggungjawaban Dinas Pendidikan Kota Malang.

Seperti Yuli, warga asli Sukun ini juga sudah mengecek jarak antara sekolah dan rumahnya melalui Google Maps sekitar 900 meter saja sebelum PPDB dibuka. Namun dari hasil print out pendaftaran jarak antara rumah dan tiga sekolah pilihannya justru tertulis empat kilometer.

”Rumah saya ada di Simpang Sukun RT 2 RW 4. Nah dari sekolah pilihan pertama yakni SMPN 19 itu awalnya 900 meter tiba-tiba berubah menjadi 4.552 meter. Terus di dua sekolah pilihan lainnya, juga tercantum 4.000 meter,” ucapp Yuli.

Karena hasilnya berbeda, ia sempat mengecek ke SMPN 19 tempat ia mendaftar PPDB untuk menanyakan perubahan jarak tersebut. Tetapi karena SMPN 19 tidak punya kewenangan mengubah jarak, maka Yuli diminta pergi ke Dinas Pendidikan untuk mengklarifikasi jarak sesungguhnya.

Sama dengan Yuli, ada juga rombongan wali murid SDN Bumiayu 3 yang ikut mengantri pembetulan berkas PPDB. Sekitar 20 wali murid ini, didampingi guru kelas enam mereka hendak meminta perubahan jarak.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar