Prabowo Pakai Jasa Konsultan dari Bojong Koneng, Bukan Rusia

Prabowo Pakai Jasa Konsultan dari Bojong Koneng, Bukan Rusia
Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN.com

Senyum kecil diberikan Prabowo usai Dahnil merampungkan pertanyaannya. Dengan nada suara yang santai dan tenang, ketua umum Partai Gerindra itu memberi bantahan. “Ya nggak ada itu,” tuturnya.

Prabowo mengakui dirinya memiliki banyak teman di berbagai negara, mulai dari Jepang, Korea, Rusia, hingga Jerman. Semuanya merupakan buah dari kesibukannya selama dua puluh tahun berbisnis di luar negeri.

“Jadi saya banyak kenalan, tapi nggak ada konsultan (asing dalam tim kampanye),” tegasnya.

Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah berniat untuk menyewa jasa konsultan asing. Sebab, selain berbiaya mahal, mereka juga tidak mengerti soal perpolitikan Indonesia.

“Ya gimana, bayarnya mahal dan mereka enggak ngerti tentang politik Indonesia. (Jadi) nggak ada itu,” jawab Prabowo.

Dahnil juga menimpali, 'politik kita ala-ala Bojong Koneng (desa di kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat-red) aja ya Pak,” sambar mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.

Prabowo tertawa. Dahnil yang bertanya pun tak kuasa menahan tawa. “Ya bener, Bojong Koneng,” jawab Prabowo mengamini. (ian/rmol)

 


Prabowo Subianto membantah memakai jasa konsultan asing untuk urusan politik di Pilpres 2019.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News