Pranata Humas Masuk 5 Besar Jabatan Fungsional Terfavorit

Pranata Humas Masuk 5 Besar Jabatan Fungsional Terfavorit
Plt. Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Bambang Gunawan saat membuka Bimbingan Teknis Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Pranata Hubungan Masyarakat, Rabu (15/9). Foto tangkapan layar

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan jabatan Fungsional Pranata Humas merupakan terfavorit keempat dari puluhan jabatan fungsional secara keseluruhan.

Plt. Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Bambang Gunawan mengatakan hal ini berdasarkan kajian yang sudah mereka lakukan.

“Pranata Humas ideal yang bisa bekerja mandiri yaitu dengan kemampuan yang telah dimiliki melaksanakan pekerjaan atas dasar inisiatif sendiri dan mengembangkan kreativitas dalam pekerjaannya," ujar Bambang saat membuka Bimbingan Teknis Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Pranata Hubungan Masyarakat, Rabu (15/9).

Selain itu, juga mampu memecahkan masalah organisasi menurut jenjang atau level pekerjaannya.

Bambang mendorong agar Pranata Humas mampu membuahkan karya sebagai individu yang mendukung tujuan organisasi atau unit kerjanya serta mampu mengembangkan diri dengan kompetensi yang telah dimiliki.

Pranata Humas Ahli Madya Kemkominfo, Nursodik Gunarjo menjelaskan Pranata Humas dituntut menguasai manajemen dalam bidang informasi dan komunikasi secara persuasif, efektif, dan efisien untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan publik melalui berbagai sarana kehumasan dalam rangka menciptakan citra reputasi positif pemerintah.

“Kepercayaan publik terhadap pemerintah ini ini tugas kami (Pranata Humas) bersama. Sebagai keluarga besar humas pemerintah, informasikan apa yang akan dan sedang dikerjakan oleh pemerintah.

Dia mengingatkan kembali kepada seluruh Pranata Humas, bahwa kerja pemerintah selama ini masih banyak yang belum tersampaikan kepada masyarakat sampai ke level bawah. Termasuk ke kalangan milenial.(chi/jpnn)

Pranata Humas didorong supaya mampu membuahkan karya sebagai individu yang mendukung tujuan organisasi atau unit kerjanya, serta mampu mengembangkan diri dengan kompetensi yang telah dimiliki.