Presiden ACT Ibnu Khajar: Gaya Kepemimpinan Ahyudin Cenderung Otoriter!

Presiden ACT Ibnu Khajar: Gaya Kepemimpinan Ahyudin Cenderung Otoriter!
Presiden ACT Ibnu Khajar menyebut gaya kepemimpinan Ahyudin cenderung otoriter, Senin (4/7). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pendiri Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin mengundurkan diri dari pimpinan lembaga kemanusiaan itu setelah 17 tahun memimpin.

Presiden ACT Ibnu Khajar yang menggantikan Ahyudin mengeklaim pihaknya melihat gaya kepemimpinan Ahyudin cendrung otoriter.

"Gaya kepemimpinan beliau (Ahyudin, red) yang one man soul cenderung otoriter," kata Ibnu saat jumpa pers di Kantor ACT, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Senin (4/7).

Ibnu mengatakan karena kepemimpinan yang cenderung otoriter itu, sehingga pihak ACT merasa tak nyaman dan menasihati Ahyudin.

"Organisasi tidak nyaman, sehingga Ahyudin dinasihati dan dia mengundurkan diri," kata Ibnu.

Sebelumnya, lembaga kemanusiaan ACT mengalami gonjang-ganjing akibat adanya penyelewengan dana.

Dalam pemberitaaan yang diterbitkan majalah nasional, menyebutkan eks Presiden ACT itu mendapat gaji Rp 250 juta per bulan.

Selain itu, Ahyudin juga mendapat fasilitas operasional berupa satu unit Toyota Alphard, Mitsubishi Pajero, dan Honda C-RV.

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar menyebut masa kepemimpinan Ahyudian selama 17 tahun cenderung otoriter

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News