Priamanaya Investasi Rp 2,3 Triliun

Priamanaya Investasi Rp 2,3 Triliun
Priamanaya Investasi Rp 2,3 Triliun
JAKARTA - PT Priamanaya Energy segera menambah kapasitas pembangkit listrik berbasis batubara di PLTU Keban Agung Lahat, Sumatera Selatan. Proyek penambahan kapasitas sebesar 2 X 135 MW itu menelan investasi sedikitnya Rp 2,3 triliun.

"Proses konstruksi pembangkit listrik itu akan dimulai pada akhir tahun ini dan untuk pendanaan kami dibantu oleh pihak perbankan," kata Presiden Direktur Priamanaya Group, Raditya Priamanaya Djan, di Jakarta, Selasa (11/10).

Priamanaya mengaku sebelumnya, pihaknya sudah memiliki pembangkit listrik di Lahat dengan kemampuan 2 X 135 MW. Penambahan kapasitas menjadi dua kali lipat dari kapasitas sebelumnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sumatera yang terus meningkat.

Menurutnya, pembangkit listrik yang ada akan menggunakan bahan bakar batubara yang diperoleh dari pertambangan batubara di Lahat yang dimiliki oleh Priamanaya Energy. Pasokan batubara berasal dari Kuasa Pertambangan (KP) PT Priamanaya Energi dan PT Dizamatra Powerindo yang memiliki cadangan batubara sebesar 280 juta ton.

JAKARTA - PT Priamanaya Energy segera menambah kapasitas pembangkit listrik berbasis batubara di PLTU Keban Agung Lahat, Sumatera Selatan. Proyek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News