Prihatin Kondisi Nelayan Kerang Hijau, DPRD Kritik Pemprov DKI Jakarta
jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta S. Andyka mengkritik pengelolaan di perkampungan nelayan kerang hijau Muara Angke, Jakarta Utara.
Menurutnya, tempat tersebut sebelumnya sangat ramai dengan aktivitas merebus dan mengupas kerang hijau.
Namun kini, suasananya sangat berbeda, hanya beberapa tempat yang masih beroperasi.
“Bahkan, banyak tempat pengupasan kerang hijau yang sudah hancur dan ambruk,” kata Anggota DPRD DKI Jakarta S. Andyka dikutip dari situs web DPRD DKI, Selasa (6/5).
Wakil Ketua Fraksi Gerindra itu tempat yang tersisa hanya menggunakan atap terpal yang sudah berlubang dan bekas perebusan yang tidak terpakai.
Oleh sebab itu, perkampungan juga relatif sepi dari aktivitas warga.
"Ini menjadi pemandangan sehari-hari di perkampungan nelayan kerang hijau Muara Angke,” tuturnya.
S. Andyka merasa, sejak ada proyek reklamasi, warga tidak lagi diperbolehkan beternak kerang hijau.
Menurut dia, sebelumnya tempat tersebut sangat ramai dengan aktivitas merebus dan mengupas kerang hijau.
- Pemprov DKI Dorong Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun, Siap Ekspansi Global
- Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
- Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Perkuat Kapasitas Fiskal Jakarta
- Kebakaran Gedung Kembali Terjadi, Suhud Desak Pengawasan & Standar Keselamatan Diperkuat
- Kawal Penanganan Air Bersih untuk Warga Pulau Kelapa-Panggang, DPRD DKI: Itu Hak Dasar
- Perselisihan di Apartemen Taman Rasuna Tak Berkesudahan, Jangan Jadi Pihak Kesiangan
JPNN.com




