Psikolog Sebut Perilaku Istri Jamaluddin Ciri-ciri Psikopat, Begini Penjelasannya

Psikolog Sebut Perilaku Istri Jamaluddin Ciri-ciri Psikopat, Begini Penjelasannya
Zuraida Hanum, istri sekaligus otak pembunuhan Hakim PN Medan, Jamaluddin memeragakan adegan saat bertemu eksekutor pada rekonstruksi di salah satu restoran Jalan Ringroad Medan, Sumut, Senin (13/1). Foto: ANTARA/Septianda

jpnn.com, MEDAN - Zuraida Hanum, otak pelaku pembunuhan  suaminya sendiri, Hakim PN Medan, Jamaluddin, dinilai cukup pandai bersandiwara dalam menutupi perbuatannya sebelum diamankan polisi pada Rabu (8/1). 

Psikolog Universitas Medan Area (UMA), Indah Kemala Hasibuan mengatakan jika dilihat dari kejiwaannya, Zuraida Hanum masuk golongan psikopat.

Sebab, dia mampu bersandiwara tanpa ada keresahan atas kesalahannya ketika suaminya meninggal akibat perbuatannya.

“Memang dia (pelaku) belum diperiksa kondisi kejiwaannya. Hanya saja, saya menilai dengan melihat cara dia yang tega ikut menghabisi nyawa suaminya, dia ini termasuk golongan psikopat,” ungkap Konselor Biro Psikologi Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan ini.

Apalagi, lanjut Indah, saat mengeksekusi korban, ZH tega melakukannya itu meski ada anaknya yang sedang tidur.

“Lebih sadis lagi, saat anaknya terbangun dan menyaksikan eksekusi pembunuhan itu, ZH masih sempat membujuk anaknya kembali tidur dan kemudian melanjutkan aksi mereka. Bukan malah menghentikan aksi itu saat anaknya terbangun. Ini sadis, ini psikopat,” kata Indah lagi.

Menurut Indah, semua manusia berbakat untuk menjadi psikopat atau mengidap penyakit jiwa. Namun, tergantung dari kondisi kejiwaan seseorang sehingga kegilaan tadi tidak keluar atau terekspose dikarenakan kemampuan orang tersebut mengendalikannya.

Kriminolog dari UMSU Redianto Sidi mengatakan, dugaan motif sakit hati dan cinta segitiga sebenarnya sudah dalam opini masyarakat. Sayangnya, terungkap lama sehingga menjadi bias di masyarakat.

Zuraida Hanum, otak pelaku pembunuhan suaminya sendiri, Hakim PN Medan, Jamaluddin, dinilai cukup pandai bersandiwara dalam menutupi perbuatannya sebelum diamankan polisi pada Rabu (8/1).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News