JPNN.com

Puluhan PSK Terjaring Razia, Inilah Penampakannya

Sabtu, 29 Oktober 2016 – 12:41 WIB
Puluhan PSK Terjaring Razia, Inilah Penampakannya - JPNN.com
Para pekerja seks komersial (PKS) dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring razia Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Jumat (28/10) malam. Foto: Suku Dinsos Jaktim

JAKARTA - Suku Dinas Sosial Jakarta Timur bersama instansi lainnya menggelar razia terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) pada Jumat (28/10) malam. Hasilnya, ada 32 orang pekerja seks komersil (PSK) dan dua PMKS yang terjaring razia.  

Saat ini ke-32 PSK dan dua PMKS sudah berada di  Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur. Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Hariyanto mengatakan, razia itu melibatkan 13 petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S), 50 orang personel Satpol PP, sekompi garnisun TNI dan, serta 20 personel Polres Jakarta Timur.

"Kami menyisir sejumlah kawasan rawan PMKS  di Jatinegara Gunung Antang, Cipinang, Matraman dan wilayah rawan PMKS lainnya, " ujar Hariyanto, Sabtu (29/10).

Selain menjangkau PMKS, pihaknya juga membersihkan minuman keras yg dianggap sebagai salah satu biang kriminalitas. Kegiatan itu merupakan tindak lanjut atas laporan warga.

"P3S Sudin Sosial Jakarta Timur membantu giat gabung dengan Satpol PP melakukan penertiban PSK di Jalan I Gusti Ngurah Rai untuk menindaklanjuti laporan masyarakat dan PMKS lainnya," tuturnya.

Dia menambahkan bahwa selain melakukan razia gabungan, pihaknya juga setiap hari melakukan penjangkauan di lapangan. Petugas juga melakukan pengawasan dan penjangkauan di setiap titik rawan PMKS jalanan.

"Kami juga akan melakukan penjangkauan di tempat lain di Jakarta Timur. Petugas berpindah-pindah untuk melakukan penjangkauan. Supaya PMKS itu tidak mudah menebak kami melakukan penjangkauan di mana," terangnya.

Lebih lanjut, Hariyanto menjelaskan, PSK yg ditangkap terdiri atas 11 orang warga DKI dan 21 orang dari luar daerah. Ada yang dari Banten, Jateng, Jabar, Jatim dan Sumatera.(uya/JPG)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ara