Putus Cinta, Nekat Sodomi Bocah SD

Putus Cinta, Nekat Sodomi Bocah SD
Kekerasan pada anak. Foto: JawaPos

jpnn.com, SURABAYA - Seorang siswa kelas I SD Islam terpadu (SDIT) di kawasan Surabaya Timur menjadi korban sodomi petugas kebersihan di sekolahnya.

Pelaku bernama Abdurrahman Haris sudah diringkus petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Aksi bejat pemuda 20 tahun itu terinspirasi video asusila yang dia tonton. Haris tampak cengengesan saat dikeler di halaman Satreskrim Polrestabes Surabaya kemarin (19/10).

Tak terlihat raut penyesalan di wajahnya. Hal tersebut membuat sejumlah anggota berang. "Ojo cengengesan. Kelakuanmu rusak," kata seorang petugas dari unit PPA.

Sodomi itu dilakukan pada 17 Oktober. Sekitar pukul 08.00, SAS izin kepada gurunya untuk pergi ke toilet.

Lokasi toilet tak begitu jauh dari kelasnya. Sekitar 10 meter dari pintu ruang kelas.

Sang guru yang sedang mengajar juga tak begitu memerhatikan SAS yang bergegas keluar kelas. Di toilet, korban bertemu dengan Haris.

Kala itu tersangka membersihkan sejumlah sudut kamar mandi. Begitu melihat SAS buang air kecil, Haris langsung berpikiran untuk melakukan kejahatan.

Pelaku sodomi sering sulit mengendalikan hawa nafsu karena keranjingan nonton film asusila.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News