Rabies Masih Mengganas

Rabies Masih Mengganas
Rabies Masih Mengganas
Sementara itu, masih tingginya korban gigitan itu terlihat dari pantauan koran ini. Hingga pukul 15.00 sore kemarin pasien yang datang terus mengalir. Parahnya, sebagian besar korban gigitan adalah anak-anak di bawah 12 tahun. Salah satunya adalah korban Krisna Adi Kusuma, 12. Bocah yang tinggal di Gunung Saputan, Denpasar, ini digigit anjing piaraannya sendiri kemarin pagi (5/7) sekitar pukul 08.00. Bocah yang baru menginjak bangku SMP itu digigit dikedua selangkang pahanya. Kontan saja, bocah Krisna langsung menangis histeris dan segera dilarikan ke RS Sanglah untuk mendaptkan perawatan medis.

"Benar-benar tidak menyangka. Padahal itu anjing piaraan sendiri. Mungkin waktu itu dia (anjing, Red) sedang lapar," kata seorang kerabat korban yang mengantarnya ke IRD Sanglah. Hal yang sama juga dialami korban Ayu, 5, dan I Wayan Candra, 7. Kedua bocah yang berasal dari Besakih, Rendang, Karangasem, itu sama-sama menjadi korban keganasan si anjing gila. Masing-masing keduanya digigit di pergelangan kaki dan betis kiri mereka.(mar/aj/jpnn)


DENPASAR - Virus mematikan Si Gukguk kian tak bisa dibendung lagi. Puluhan nyawa belum cukup selama ini. Tumbal tambahan masih diminta lagi. Dalam


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News